Edit

I’ve heard bohemian rhapsody and many more from Queen since childhood. Also, souldier of fortune always ringing in my ears. Tiap papa memutar Hey Jude-nya Beatles aku bahkan bisa ikut bersenandung sampai akhir. Tapi, Bee Gees yang pertama jadi favoritku. Aku ingat layar tv menampilkan rekaman sekumpulan remaja jaman dulu yang lagi riang bermain dan melompat dipinggir kolam sebagai latar saat lagu Holiday-nya Bee Gees diputar. Yupp, ini adalah lagu favoritku.

Aku ga tau kenapa dari sekian lagu, justru ini yang jadi favorit. Apakah karena liriknya, nadanya, atau justru rekaman video klipnya, tapi semuanya aku suka. Gibb bersaudara selalu buatku antusias ikut nyanyi atau setidaknya menikmati lagunya kalo playlistnya papa sudah mulai memutar lagu mereka kala aku masih kecil. 

Dulu cd bajakan masih jadi juaranya, dan dvd player+standing speaker dengan ukurannya yang cukup besar masih jadi primadona untuk para orang tua menikmati musik. 

Setiap papa pulang kerja, atau lagi off shift, rutinitas hariannya ga jauh dari replay lagu-lagu dari penyanyi favoritnya. Aku bahkan terbiasa dan lama-lama ikut jadi hapal juga. aku inget, kalo playlist udah memainkan lagu Holiday, aku minta papa buat replay lagu itu beberapa kali. Dalam benakku, “Holiday” yang artinya liburan dan didukung dengan MV nya orang-orang yang lagi lari-larian di pinggir kolam dan pantai, harusnya ini menjadi lagu yang menceritakan tentang sukacita. Tapi entah kenapa, nada lagunya seakan mengisyaratkan kesenduan. Dan jujur, saat itu aku ga tau arti dari setiap liriknya, karena keterbatasan pengetahuan bahasa inggrisku. Barangkali, ini salah satu alasan aku menyukai lagunya, karea adanya sesuatu yang kontras antara judul, MV, dan nadanya.

Berbicara tentang Bee Gees, banyak lagu lain yang juga jadi favoritku, seperti I Started a Joke, How Deep is Your Love juga tentunya yang menjadi salah satu hits dari band ini, serta Massachusets. 

Komentar

Postingan Populer